Breaking NewsPemerintahan

Pemprov NTB Inventarisasi Aset Nganggur, Targetkan Optimalisasi PAD

Mataram, (Rinjanipost) — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai bergerak cepat menertibkan aset-aset daerah yang selama ini dibiarkan tidak termanfaatkan secara optimal. Langkah ini diambil menyusul rendahnya capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pengelolaan aset tahun 2024, yang hanya mencapai sekitar Rp900 juta dari target Rp2,1 miliar.

Sebagai upaya pembenahan, Pemprov NTB membentuk tim khusus untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap seluruh Barang Milik Daerah (BMD). Tim yang beranggotakan 15 orang ini akan menyisir aset-aset yang tersebar di empat kabupaten dan satu kota di Pulau Lombok. Sementara untuk wilayah Pulau Sumbawa, pendataan serupa direncanakan dilaksanakan pada tahun 2026.

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, menegaskan pentingnya langkah ini guna memastikan seluruh aset pemerintah tercatat dan termanfaatkan sebagaimana mestinya. Ia juga menyoroti keberadaan aset yang saat ini dikuasai oleh pihak eksternal tanpa izin atau perjanjian resmi, yang berpotensi menimbulkan kerugian daerah.

“Aset yang tidak digunakan harus segera ditertibkan. Jika memungkinkan, bisa dilelang atau dimanfaatkan kembali agar tidak menjadi beban,” ujar Wakil Gubernur.

Inventarisasi ini mencakup seluruh jenis aset, baik bergerak seperti kendaraan dinas, maupun tidak bergerak seperti lahan dan bangunan. Proses pendataan di Pulau Lombok ditargetkan rampung dalam dua bulan, kemudian dilanjutkan dengan tahapan evaluasi pemanfaatan.

Langkah ini diharapkan mampu membuka peluang peningkatan PAD melalui skema penyewaan atau lelang terhadap aset yang selama ini terbengkalai. Selain itu, Pemprov juga berkomitmen untuk mendorong tata kelola aset yang lebih transparan, profesional, dan berbasis data aktual. (Fen)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button