Breaking NewsTekhnologi

Pers Era Digital: Diskominfotik NTB Serukan Profesionalisme dan Literasi Teknologi

Mataram, (Rinjanipost)Perubahan zaman yang kian cepat menuntut semua pihak, termasuk media massa, untuk beradaptasi secara cerdas. Menyikapi hal ini, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Nusa Tenggara Barat mengajak insan pers untuk terus meningkatkan profesionalisme dan memperkuat literasi teknologi dalam menjalankan tugas jurnalistik di era digital.

Ajakan ini disampaikan langsung oleh Kepala Diskominfotik NTB Yusron Hadi, dalam Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB ke‑7. Ia menegaskan bahwa media bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga mitra penting pemerintah dalam membentuk opini publik yang sehat dan mendidik.

“Kami mendorong agar wartawan tak hanya cekatan dalam menyajikan berita, tapi juga paham tantangan teknologi, termasuk perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang kini merambah dunia jurnalistik,” ujar Yusron.

Menurutnya, kemajuan teknologi seperti AI membawa dampak ganda. Di satu sisi mempercepat produksi berita, namun di sisi lain menguji akurasi, etika, dan integritas jurnalistik. Oleh karena itu, insan pers dituntut untuk lebih kritis dan tidak hanya bergantung pada teknologi semata.

Diskominfotik juga menyatakan komitmennya dalam mendukung peningkatan kapasitas wartawan melalui pelatihan, sertifikasi, dan kerja sama dengan organisasi profesi seperti PWI. Pemerintah daerah, kata Yusron, membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya untuk menciptakan ekosistem media yang sehat dan bertanggung jawab.

“Profesionalisme pers adalah kunci menjaga kepercayaan publik. Dalam kondisi apapun, berita yang disampaikan harus akurat, berimbang, dan tidak menyesatkan,” tegasnya.

Konferensi PWI NTB ke‑7 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan media, terutama dalam menghadapi arus informasi yang begitu deras dan dinamis. Dengan mengedepankan kualitas serta etika jurnalistik, Diskominfotik berharap pers di NTB tetap menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kebenaran dan menjaga demokrasi. (Fen)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button